Tabahkan aku , Tuhan

Jadi gini, orang tuaku itu bekerja sebagai guru di sekolah negri tempat aku bersekolah. Aku berada di kelas unggulan. Saat bagi rapor pertamaku, aku mendapat Rangking 2. Tapi.. entah kenapa teman2 dikelasku itu seperti tidak percaya bahya yg mendapatkan rangking 2 itu aku. Mereka sering bertanya padaku “Eh, kenapa kau rangking 2?” dan aku hanya menjawab “tidak tahu” dan langsung pergi meninggalkan mereka. yang sebenarnya itu sakit bgt. Kenapa? Mungkin sekelas saja yg membenciku itu tak apa, tapi ini? Seluruh angkatanku.. Sakit…

Lebih sakit lagi pada saat itu..

Aku sedang mengerjakan seorang diri tugas yg diberikan oleh guruku, karena dia berhalangan untuk hadir. Teman2ku sepertinya tidak menghiraukan soal soal yg tertera dipapan tulis. Entah kenapa aku mendengar teman2ku seperti berbisik. Karena penasaran, aku menoleh ke mereka. Mereka seperti melirikku begitu saja. Salah seorang temanku bertanya dengan lantangnya, “Rajin ya si rangking 2..” teman ku lagi menyahut “Bantuan orang tuamu ya?? haha” mereka saling bersahut2tan “haha rekayasa..” “kontroversi nilai haha” . PPada saat itu aku hanya bisa menggigit lidahku menahan isak tangis didalam dada ku. Sakit..

Aku tidak ingin menceritakan hal ini ke orang tuaku, karnaa aku tahu mereka. Mereka selalu membesar2kan hal yg terjadi padaku. Aku tidak ingin hal ini menjadi sangat besar, dan ak masih ingin memiliki teman :””(

Setiap malam aku menangis, mengulang kembali hal2 yg telah terjadi kepadaku.

Thanks, ya :))

Remason

Aku punya kelemahan sebagai laki-laki tidak bisa berhubungan sex lebih dari 5 menit alias ejakulasi dini. Karena kasihan sama istri, aku jadi punya ide mengolesi ‘barang’-ku dengan remason beli dari warung tetangga. Pertama kali nyoba puanasnya minta ampun, tapi gara-gara panas itu ‘barang’-ku bisa tahan sampai 2 jam. Percaya, nggak?